Tampilkan postingan dengan label PKK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKK. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2018

Analisa SWOT

     Analisis SWOT merupakan suatu bentuk analisis yang digunakan oleh manajemen perusahaan atau organisasi yang sistematis dan dapat membantu dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi tersebut. Baik tujuan tersebut untuk tujuan jangkan panjang maupun tujuan jangka pendek.
     SWOT merupakan singkatan dari Strength Weaknesses Opportunities Threats. Yang artinya Strength (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (Peluang), Threats (hambatan).

1. Strength (S) atau analisis kekuatan, yakni situasi yang merupakan gambaran kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Yang harus di lakukan dalam menggunakan analisis ini adalah setiap perusahaan atau organisasi perlu menilai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki kemudian dibandingkan dengan para pesaing-pesaingnya. Misalnya jika kekuatan perusahaan tersebut unggul didalam kualitasnya, maka keunggulan itu dapat di manfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat kualitas yang lebih baik. 

2. Weaknesses (W) atau analisis kelemahan, yakni situasi yang merupakan gambaran kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Weaknesses merupakan cara untuk menganalisis kelemahan yang ada dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi. Yang mana kelemahan tersebut dapat menjadi kendala yang serius dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi. Misalnya jika perusahaan tersebut terdapat kendala dalam pemasaran yang kurang baik, maka perusahaan harus meneliti kekurangan-kekurangan yang di miliki yang berhubungan dengan sektor pemasaran. Agar nantinya permasalahan tersebut tidak membuat perusahaan menjadi kalah saing dan mudur di bandingkan perusahaan lainnya. 

3. Opportunity (O) atau analisis peluang, yakni situasi yang merupakan gambaran peluang yang ada dari sisi luar suatu organisasi atau perusahaan dan gambaran tersebut dapat memberikan peluang berkembangnya suatu organisasi atau perusahaan dimasa depan. Opportunity merupakan analisis yang digunakan untuk mencari peluang ataupun terobosan yang memungkinkan suatu perusahaan ataupun organisasi bisa berkembang. Baik dimasa kini ataupun masa yang akan datang. Misalnya sebuah perusahaan industri minuman berada di daerah yang panas. Yang mana daerah tersebut sangat membutuhkan minuman segar dengan harga yang terjangkau. Maka perusahaan tersebut memiliki peluang untuk menciptakan produk minuman yang segar dan harganya terjangkau.

4. Threats (T) atau analisis ancaman, yakni situasi yang merupakan gambaran ancaman dari suatu perusahaan atau organisasi dalam menjalankan suatu usaha. Threats merupakan cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi dalam menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan. Yang mana ancaman tersebut dapat menyebabkan kemunduran suatu perusahaan. Jika tidak segera di atasi, maka ancaman tersebut akan menjadi penghalang bagi suatu usaha yang yang akan dijalankan. Misalnya sebuah organisasi kelompok pengrajin rotan di daerah pedesaan. Dengan kondisi lingkungan yang semakin moderen serta banyaknya kebakaran hutan yang terjadi membuat mereka semakin sulit untuk memperoleh bahan baku, Maka oragnisasi tersebut dapat menganalisis hal-hal apa yang menyebapkan tantangan atau ancaman tersebut terjadi. 

Manfaat Analisis SWOT
Metode analisis SWOT merupakan metode analisis yang paling dasar dalam melakukan analisis strategi, yang bermanfaat untuk mengetahui suatu permasalahan ataupun suatu topik dari 4 empat sisi yang berbeda. Hasil dari analisis ini biasanya berupa arahan ataupun rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan dan untuk menambah keuntungan suatu perusahaan atau organisasi  dari segi peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan yang dimiliki dan juga menghindari berbagai ancaman yang terjadi.
Jika digunakan dengan baik dan  benar, maka analisis ini akan dapat digunakan untuk membantu melihat sisi-sisi yang terabaikankan atau tidak terlihat dari sebuah perusahaan atau organisasi. Analisis SWOT adalah instrumen yang bermanfaat dalam melakukan analisis strategi dalam manajemen perusahaan atau organisasi . Analisis ini berperan sebagai alat untuk meminimalisir kelemahan atau kekurangan yang terdapat dalam suatu perusahaan atau organisasi serta menekan dampak dari ancaman yang timbul dan harus dihadapi.

Rabu, 18 Juli 2018

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan

1. Direksi
Direksi terdiri dari satu orang direktur utama, tiga orang wakil direktur utama, dan enam orang  direktur. Tugas direksi diantaranya menentukan usaha, memegang kekuasaan penuh, menentukan kebijakan. Tanggung jawab direksi yaitu mengelola usaha perseroan sesuai anggaran dasar.

2. Direktur utama
Tugas direktur utama diantaranya merencanakan sumber-sumber pendapatan, mengendalikan uang pendapatan, melaksanakan tugas yang diberikan dewan direksi, memimpin rapat umum, bertindak sebagai perwakilan organisasi.

3. Direktur
Tugas direktur diantaranya menetapkan prosedur kegiatan perusahaan di tiap-tiap manager, menetapkan tujuan tiap-tiap manager, dan bertanggung jawab atas kerugian PT.

4. Direktur keuangan
Tugas direktur keuangan diantaranya mengawasi operasional mengenai keuangan perusahaan, melakukan pengecekan lapangan mengenai bagian keuangan, mempertanggungjawabkan kegiatan mengenai bagian keuangan, menetapkan prosedur pelaksanaan secara rinci tetang keuangan.

5. Direktur personalia
Tugas direktur personalia diantaranya mengembangkan sistem perencanaan personalia dan pengendalian kebijakan pegawai, melaksanakan kebutuhan administrasi dan kepegawaian, membina pengembangan staff administrasi.

6. Manager
Tugas manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan, dsb) ke dalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.

7. Manager personalia
Tugas manager personalia diantaranya promosi, mutasi dan demosi serta PHK, handling karyawan, perjalanan dinas dalam/luar negeri serta fasilitasnya, training dan evaluasi.

8. Manager pemasaran
Tugas manajer pemasaran diantaranya menetapkan prosedur operasional informasi yang lebih efisien, melaporkan hasil kerja pada direktur secara berkala, bertanggung jawab penuh tentang fungsi dan tugas sebagai kepala bagian pemasaran secara berkala pada direktur.

9. Manajer pabrik
Tugas manager pabrik diantaranya bertanggung jawab pada direktur perusahaan langsung, melakukan konsultasi berkala, menangani masalah pabrik bersama supervisor.

10. ADM dan gudang
Bagian ini akan mengecek semua administrasi dan transaksi berhubungan dengan jalannya perusahaan. Bagian ini terdiri dari CMT, accounting, dan kasir. CMT bertugas untuk mengurus hal-hal berkaitan dengan pihak Outsourcing. Accounting bertugas untuk membukukan transaksi yang terjadi. Kasir bertugas untuk membuat laporan penerimaan dan pengeluaran uang harian.

11. Divisi regional
Tugas divisi regional diantaranya menyepakati target kinerja dengan direksi, mengelola aset, menjalankan kebijakan dan prosedur baku yang ditetapkan oleh kantor pusat.

Jenis-Jenis Perusahaan


CV (Commanditaire Vennootschap)
     CV adalah suatu bentuk badan usaha persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada orang yang menjalankan perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan berbeda di antara anggotanya.
     CV mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan CV di antaranya:
1. Bentuk CV sudah dikenal masyarakat
2. CV lebih mudah memperoleh modal karena dipercaya pihak perbankan
3. CV lebih mudah berkembang karena manajemen dipegang oleh orang yang ahli
4. CV lebih fleksibel

     Sementara kekurangan CV di antaranya:
1. Sulit menarik kembali investasi
2. Kekuasaan dan pengawasan kompleks
3. Apabila perusahaan berutang/merugi maka semua sekutu bertanggung jawab

     CV terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif adalah sekutu yang menjalankan perusahaan dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga. Sekutu aktif bertanggung jawab penuh terhadap jalannya perusahaan. Sedangkan sekutu pasif adalah sekutu yang hanya menyerahkan modal dalam persekutuan. Uang yang mereka peroleh terbatas tergantung modal yang mereka berikan. Jika perusahaan rugi, mereka hanya bertanggung jawab sebatas modal yang disertakan.

PT (Perseroan Terbatas)
     PT adalah badan usaha berbadan hukum dimana modalnya terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
     Ciri-ciri PT antara lain sebagai berikut:
1. Memiliki fungsi ekonomi dan fungsi komersial
2. Modal PT berasal dari saham-saham dan obligasi
3. Tidak mendapat fasilitas dari negara
4. Kekuasaan tertinggi ditentukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
5. Perusahaan dipimpin oleh direksi

     PT dibagi menjadi 3, yaitu PT terbuka, PT tertutup, dan PT kosong. PT terbuka, penanaman modalnya terbuka untuk masyarakat luas, contohnya PT. Telekomunikasi Indonesia, PT. Perusahaan Gas Negara, dll. PT tertutup adalah PT yang modalnya berasal dari kalangan tertentu saja misalnya kerabat dan keluarga, contohnya Salim Group, Bakrie Group, Sinar Mas Group, Lippo Group. PT kosong adalah PT yang sudah memiliki izin usaha dan izin lainnya namun belum melakukan kegiatan apapun, contohnya PT. Sarana Rekatama Dinamika, PT. Asian Biscuit, PT. Semen Kupang, PT. Bayur Air.

     Kelebihan PT:
1. Pemindahan saham dapat dilakukan dengan mudah
2. Dapat memperluas usaha dengan mudah
3. Penggunaan lebih efektif dan efisien

     Kekurangan PT:
1. Membutuhkan biaya yang cukup besar
2. Proses pendirian PT cenderung lebih sulit dibandingkan jenis badan usaha lainnnya
3. PT dikenakan pajak karena merupakan salah satu subjek pajak

Firma
     Firma adalah sebuah bentuk badan usaha yang didirikan melalui persekutuan dua pihak atau lebih dengan memakai nama bersama.

     Ciri-ciri dan sifat firma:
1. Dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha berskala kecil ataupun besar
2. Tanggung jawab tidak terbatas pada jumlah investasi
3. Harta benda yang diinvestasikan menjadi milik firma
4. Bila terdapat hutang, setiap pemilik wajib melunasi hutang tersebut dengan harta pribadinya
5. Setiap anggota mempunyai hak untuk menjadi pemimpin
6. Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa izin anggota lain
7. Setiap anggota bertanggung jawab terhadap resiko kerugian

     Kelebihan firma:
1. Perkembangan usaha lebih cepat
2. Setiap anggota memegang kekuasaan yang sama rata
3. Resiko ditanggung bersama
4. Kemampuan manajemen lebih efektif dan efisien
 
     Kekurangan firma:
1. Harta benda para pendiri dapat habis dengan waktu singkat jika terjadi kerugian
2. Sulit mengambil keputusan

Persero
      Persero adalah BUMN yang bentuk usahanya adalah Perseroan Terbatas (PT). Saham kepemilikan persero sebagian besar atau setara 51% harus dikuasai oleh pemerintah. 
     
     Ciri-ciri persero:
1. Pendirian persero diusulkan menteri kepada presiden
2. Dipimpin oleh direksi
3. Tidak mendapat fasilitas negara
4. Pegawainya berstatus pegawai negeri

Perusahaan Perseorangan
     Perusahaan perseorangan yaitu perusahaan yang dimiliki oleh orang yang bertanggung jawab penuh atas jalannya usaha. Keuntungan dan resiko ditanggung sendiri oleh pemilik perusahaan tersebut. 
     Kelebihan perusahaan perseorangan:
1. Menerima semua keuntungan
2. Bebas bergerak
3. Pajak rendah
4. Organisasi murah dan sederhana
5. Minim peraturan
6. Rahasia perusahaan terjamin
7. Keputusan bisa diambil dengan cepat

     Kekurangan perusahaan perseorangan:
1. Besar perusahaan terbatas
2. Tanggung jawab tidak terbatas
3. Kelangsungan perusahaan tidak terjamin
4. Sumber keuangan terbatas
 

Produk kreatif dan kewirausahaan

Kreatif dan produk kreatif
     Kreatif adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun kenyataan yang berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. 
     Produk kreatif adalah produk yang berasal dari pemanfaatan kreativitas dan keterampilan.

Kewirausahaan
     Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis. Peranan wirausaha diantaranya: 
- Mengurangi pengangguran
- Meningkatkan pendapatan masyarakat
- Turut membangun perekonomian nasional 
- Meningkatkan produktivitas faktor-faktor produksi

     Wirausaha dibagi menjadi dua sektor, yaitu sektor formal dan sektor informal.
1. Sektor formal, adalah kegiatan usaha yang bersifat formal. Sektor formal antara lain:
     - Industri besar, menengah, kecil, kerajinan, maupun industri pariwisata
     - Perdagangan, baik dalam negeri maupun luar negeri
     - Jasa dan transportasi, meliputi pedagang perantara, perbankan, pengusaha
       angkutan, pengusaha hotel dan restoran, pengusaha biro jasa, pengusaha asuransi, 
       pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dsb.
     - Agraris, meliputi pertanian, perkebunan dan kehutanan, perikanan dan peternakan
     - Lapangan pertambangan dan energi
     - Usaha lain yang berbentuk perusahaan

2. Sektor informal, adalah usaha yang bersifat sampingan. Sektor informal antara lain:
     - Pedagang kecil atau retailer
     - Industri rakyat atau industri rumah tangga
     - Jasa, meliputi angkutan, warung makan, penjahit dan sebagainya
     - Agraris, meliputi perkebunan kecil, peternakan unggas, dsb.
     - Usaha lain yang tidak berbentuk perusahaan

Instal debian pada virtual box

Langkah - L angkah Instalasi D ebian : 1. Klik tombol New pada Virtual Box. Kemudian isikan nama mesin virtual yang akan dibuat, kemudian...