Tampilkan postingan dengan label ASJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASJ. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Agustus 2018

Instal debian pada virtual box

Langkah-Langkah Instalasi Debian :
1. Klik tombol New pada Virtual Box. Kemudian isikan nama mesin virtual yang akan dibuat, kemudian isikan tipe OS yang akan diinstall, kemudian isikan versi OS yang akan diinstall, kemudian klik Next.  


2. Selanjutnya akan muncul jendela untuk mengatur memory / RAM yang akan digunakan, disini saya mengisikan RAM 512 MB. Kemudian klik NEXT.

3. Selanjutnya muncul jendela baru, pilih “CREATE A VIRTUAL HARD DRIVE NOW”. Lalu klik Create.

4. Pilih VDI, Kemudian Klik NEXT.


5. Pilih dynamically allocated. Klik NEXT.


6. Klik Create.



7. Virtual telah siap untuk dijalankan. Klik START.


8. Masukkan file installer kemudian klik Start.



9. Pilih install.
10. Pilih bahasa yang digunakan. Kemudian tekan ENTER.


11. Masukkan lokasi, lalu tekan ENTER.
12. Untuk alamat server DNS saya kosongkan, Kemudian Enter.



13. Masukkan nama host. Kemudian pilih Lanjutkan.


14. Masukkan nama domain. Pilih Lanjutkan.



15. Masukkan Kata sandi root. Kemudian Lanjutkan.


16. Masukkan kembali kata sandi untuk verifikasi. Kemudian lanjutkan.



17. Masukkan nama lengkap anda, kemudian Lanjutkan.


18. Masukkan nama untuk akun anda, kemudian Lanjutkan.



19. Masukkan kata sandi untuk pengguna baru. Kemudian Lanjutkan.


20. Masukkan kembali kata sandi untuk verifikasi. Kemudian Lanjutkan.



21. Pilih zona waktu anda. Kemudian ENTER.

22. Untuk metode pemartisian harddisk saya menggunakan metode pemartisian terpadu. Kemudian ENTER.


23. Enter lagi.



24. Pola partisi saya menggunakan pola partisi defaut. Kemudian ENTER.


25. Pilih “Selesai mempartisi dan tulis perubahan-perubahannya ke harddisk” lalu ENTER.

26. Pilih Ya kemudian ENTER.

27. Pindai CD atau DVD lainnya? Pilih Tidak.

28. Gunakan suatu jaringan cermin(mirror)? Pilih Tidak.


29. Berpartisi Dalam Survey Penggunaan Paket Debian? Pilih Tidak.


30. Pilih Perangkat lunak yang ingin anda install, Kemudian TAB dan ENTER.



31. Pilih Yes kemudian ENTER. 


32. Setelah selesai instalasi klik ENTER.


Senin, 30 Juli 2018

CLI dan Perintah Linux

CLI
      CLI (Command Line Interface) merupakan jenis antarmuka sistem operasi yang berbasis baris perintah atau bahasa perintah interpreter. Selain memiliki arti Antarmuka perintah, CLI juga dikenal sebagai baris perintah antarmuka pengguna, antarmuka pengguna konsol, antarmuka karakter pengguna (CUI/Character User Interface).
Fungsi/Kegunaan/Tujuan CLI dalam Sistem Operasi Komputer
     CLI berfungsi sebagai sarana berinteraksi antara pengguna komputer dengan program komputer di mana penggunanya mengeluarkan perintah untuk program dalam bentuk garis berurutan dari teks (garis perintah script). Tujuan CLI adalah supaya pengguna/pemakai komputer dapat memerintahkan komputer dengan kode atau script tertentu sehingga dengan begitu secara otomatis pengguna dan sistem komputer akan saling interaksi.
Kelebihan CLI
1. CLI umumnya memiliki kemampuan lebih dalam urusan server, web, hacking, dsb.
2. CLI ringan digunakan sehingga tidak mengharuskan komputer untuk memiliki spesifikasi tinggi bila ingin menginstal CLI.
3. CLI terkesan profesional.
Kekurangan CLI 
1. Ribet digunakan karena harus selalu mengetik perintah bila ingin mengoperasikannya.
2. Harus belajar dulu supaya paham script (kode perintah).
3. Tampilan yang membingungkan dan kurang menarik.
  
Contoh sistem operasi yang mengimplementasikan antarmuka CLI
1. Windows MS-DOS

Sekarang ini sistem operasi Windows hampir semuanya menganut antarmuka GUI. Sebenarnya sebelum mengimplementasikan GUI, pihak Microsoft selaku pemilik Windows telah lebih dulu mengimplementasikan CLI. Contohnya adalah sistem operasi MS-DOS yang kini masih ada, hanya berubah nama menjadi CMD (command prompt).
2. Linux
Linux adalah sistem operasi open source yang ditulis dan dikembangkan oleh seorang programmer, Linus Tolvalds. Sistem operasi ini banyak digunakan untuk urusan pengelolaan server jaringan administrasi.
3. Debian
Debian merupakan sistem operasi turunan linux. Hal ini karena Linux merupakan sistem operasi open source yang dimana ia bisa dikembangkan oleh siapa pun. Dan sekarang salah satu dari banyak sistem operasi turunan Linux adalah debian.
Perintah Linux 
1.pwd, berfungsi untuk melihat pada direktori mana kamu sedang berada pada saat ini.

2. man, adalah perintah yang berfungsi untuk menampilkan halaman manual atau dokumentasi dari sebuah perintah.

3. ls, berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah folder dengan menggunakan command line interface.

4. whoami, berfungsi untuk melihat nama dari user yang sedang kamu gunakan pada saat ini.

5. cd, adalah singkatan dari change directory. Perintah ini berfungsi untuk berpindah dari direktori dimana kamu berada saat ini.

6. mkdir, berfungsi untuk membuat sebuah folder atau sebuah direktori baru menggunakan command line interface.

7. touch, berfungsi untuk membuat sebuah file baru dengan menggunakan command line interface. Perintah ini bisa membuat file dengan ekstensi apa saja.

8. rm, berfungsi untuk menghapus sebuah file dengan menggunakan command line interface.

9. rmdir, berfungsi untuk menghapus sebuah folder yang telah kosong.

10. mv, berfungsi untuk memindahkan sebuah file menggunakan command line.

11. cp, adalah perintah yang berfungsi untuk mengopi sebuah file dengan menggunakan command line interface.

12. cat, berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah file dengan mencetaknya sebagai output dari perintah tersebut.

13. find, berfungsi untuk mencari sebuah file atau sebuah folder menggunakan Terminal atau command line interface.

14. locate, melakukan pencarian file dengan mencocokkan nama file dari database yang ada.

15. kill, berfungsi untuk menghentikan sebuah proses yang sedang berjalan. Kamu dapat menghentikan sebuah proses dengan menggunakan perintah berdasarkan pid dari proses tersebut. 

16. bg, berfungsi untuk mengirim proses ke latar belakang (background), proses akan tetap dijalankan, hanya saja tidak ditampilkan atau dikirim ke latar belakang.

17. fg, berfungsi mengirim proses kembali ke foreground (latar depan).

18. chmod, berfungsi untuk mengatur hak akses dari sebuah file di Linux.

19. chown, adalah perintah yang berfungsi untuk mengubah kepemilikan dari sebuah file terhadap user atau group tertentu.

20. chgrp, berfungsi untuk mengganti group user pemilik hak akses terhadap sebuah file menjadi milik group yang lain.

21. su, berfungsi untuk mengaktifkan sebuah user normal menjadi super user yang memiliki hak akses yang sama dengan user “root”.


22. mount, berfungsi untuk melakukan mount sebuah file sistem kedalam sebuah media penyimpanan tertentu sehingga dapat dibaca atau dibuka seperti file biasa.

23. unmount, berfungsi untuk melakukan unmount atau mengembalikan sebuah hasil mount yang dilakukan pada sebuah file sistem sebelumnya.

24. reboot, berfungsi untuk menghidupkan ulang atau melakukan restart sistem sebuah komputer yang sedang hidup atau sedang berjalan.

25. halt, berfungsi untuk mengintruksikan mesin agar menghentikan semua fungsi yang ada pada CPU. Dengan menggunakan perintah halt kamu juga bisa mematikan sebuah sistem Linux.

26. poweroff, berfungsi mematikan sebuah sistem yang sedang berjalan secara penuh atau total.

27. shutdown, berfungsi untuk mematikan sebuah mesin Linux yang sedang berjalan. Dengan perintah shutdown kamu bisa melakukan penjadwalan pematian sebuah komputer.


28. zip, berfungsi untuk melakukan kompres dan memaketkan sebuah file kedalam bentuk arsip yang memiliki format “.zip”.

29. unzip, berfungsi untuk mengekstrak sebuah file yang telah dikompress kedalam bentuk arsip berformat “.zip”.

30. tar, berfungsi untuk melakukan kompresi sebuah file kedalam sebuah format arsip yang memiliki format ".tar'.

31. dpkg, berfungsi untuk me-manage atau melakukan instalasi sebuah aplikasi yang memiliki format “.deb”. 

32. du, berfungsi untuk menampilkan ringkasan penggunaan media penyimpanan atau disk.

33. df, berfungsi untuk menampilkan penggunaan dari sebuah media penyimpanan atau disk.

34. quota, berfungsi untuk menampilkan statistik penggunakan disk, limit ruang kosong yang tersedia untuk sebuah user atau group.

35. clear, berfungsi untuk membersihkan layar Terminal atau command line interface dari perintah-perintah yang sudah dijalankan sebelumnya dan output-nya.


36. history, berfungsi untuk menampilkan riwayat-riwayat perintah yang baru saja digunakan sebelumnya.

Sabtu, 21 Juli 2018

Virtual Box

     Virtualbox adalah software virtualisasi untuk menginstal sebuah OS. Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.

Sejarah Virtualbox
     VirtualBox pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Jerman (Innotek GmbH). Pada February 2008, Innotek GmbH diakusisi oleh Sun Microsystem dan menjadi milik Oracle.

Fungsi Virtualbox
1. Mencoba operating system yang berbeda dengan operating system utama
2. Mencoba operating system yang baru rilis atau masih dalam tahap uji
3. Mencoba untuk membuat sebuah simulasi jaringan
4. Sebagai aplikasi virtual machine pengganti fisik dari PC







 
      

Linux Debian

     Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

Sejarah Debian
     Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat pada tanggal 16 Agustus 1993.
     Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun ia tidak puas dengan SLS yang dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol.
     Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x pada tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahu 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.
     Pada tahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdock sebagai pemimpin proyek. Dalam tahun yang sama pengembang Debian Ean Scuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guideline, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi Debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi Debian secara legal dan hukum.
     Di akhir tahun 2000, proyek Debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta pada tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan "debconf".
     Pada 8 April 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode "Lenny".
     Pada Februari 2011, versi rilis stabil terakhir adalah versi 6.0, dengan kode nama squeeze. Saaat versi baru dirilis, versi stabil sebelumnya yaitu versi 5.0 dengan kode nama Lenny menjadi oldstable.
     Sebagai tambahan, rilis stabil dengan pemutakhiran minor (dissebut sebagai titik rilis). Skema penomoran untuk titik rilis hingga Debian 4.0 adalah termasuk huruf r (untuk rilis) setelah nomor versi utama (misal: 4.0) diikuti dengan nomor titik rilis; sebagai contoh, titik rilis terakhir dari versi 4.0 (etch) 8 Desember 2010 adalah 4.0.r9. Dari Debian 5.0 (lenny), skema penomoran dari titik rilis telah berubah dan mengikuti standar penomoran versi GNU; jadi sebagai contoh, titik rilis pertama dari Debian 5.0 adalah 5.0.1 (bukan 5.0r1).
     Tim keamanan Debian merilis pemutakhiran keamanan untuk rilis mayor stabil terakhir, sama seperti dengan versi stabil sebelumnya, selama satu tahun. Versi 4.0 dirilis pada 8 April 2007, dan tim keamanan mendukung versi 3.1 hingga 31 Maret 2008.
     Untuk Debian 6.0 (squueze) diumumkan seubah kebijakan pengembangan berbasiskan waktu yaitu membekukan siklus dua tahun. Pembekuan berdasarkan waktu dimaksudkan agar proyek Debian dapat mengakomodasi rilis berdasarkan waktu dengan rilis berdasarkan fitur. Kebijakan pembekuan ini bertujuan agar rilis dapat diprediksikan lebih baik oleh pengguna distribusi Debian, dan memungkinkan pengembang Debian melakukan perencanaan jangka panjang yang lebih baik. Siklus squeeze dibuat pendek dengan tujuan untuk masuk ke siklus baru. Namun siklus beku pendek ini diacuhkan.

Kelebihan Linux Debian
1. Kestabilan program yang telah teruji
2. Free Software, artinya dapat mengambil/ menyalin source program Linux tanpa dikenai biaya dan dapat memperbanyak, memodifikasi serta menyebarluaskan secara bebas
3. Open Source, artinya semua listing program dari source code sistem operasi tersebut dapat dilihat dandimodifikasi tanpa adanya larangan dari siapapun

Kekurangan Linux Debian
1. Siklus pengembangan distro sangat lambat
2. Versi software yang dipakai Debian biasanya lebih tua dari yang sudah rilis saat ini
3. Sulit dikonfigurasi pada saat install pertama kali
4. Perlu repositori besar (40-60 GB )
 
 
     

Kamis, 19 Juli 2018

Linux

     Linux adalah software sistem operasi open source ang gratis untuk disebarluaskan dibawah operasi GNU. Linux merupakan turunan dari Unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras komputer.

Sejarah Linux
     Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem Unix kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.
     Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991 Linus mengumumkan versi resmi Linux yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan GCC (GNU C Compiler).
     Saat ini Linux adalah sistem Unix yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial.

Kelebihan Linux
1. Bersifat open source, bebas, dan terbuka
2. Mudah dioperasikan
3. Memiliki pengamanan yang lebih unggul
4. Membutuhkan resource yang kecil
5. Dapat berjalan di dua mode
6. Lebih stabil
7. Terdapat beragam pilihan

Kekurangan Linux
1. Banyak yang belum terbiasa menggunakan Linux
2. Proses instalasi tidak semudah Windows 

Macam-Macam Distro Linux
1. Xandros, adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistem KDE.
2. Ubuntu, adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian.
3. CentOS, adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
4. Debian, adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah kernel independent yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
5. Fedora, adalah sebuah distro Linux yang dikembangkan oleh Federa Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat.
6. Knoppix, adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
7. Gento Linux, adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. Manajemen paket ini dirancang untuk modular, portable, mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
8. Slackware, merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal dan merupakan yang tertua yang masih dikelola.
9. Mandriva Linux, adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dulu dikenal dengan nama Mandrakesoft).
10. OpenSUSE, adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell.
11. Freespire, adalah versi gratis dari distro Linspire.
12. Linux Mint, adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari Linux Mint adalah Ubuntu.
13. PCLinuxOS (PCLOS), adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
14. Damn Small Linux (DSL), adalah salah satu distro/varian Linux mini.
15. Kuliax, adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas.
16. Red Hat, merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

Rabu, 18 Juli 2018

Sistem Operasi Jaringan

     Sistem operasi jaringan adalah sistem operasi yang diinstal pada komputer server yang ditujukan untuk menangani jaringan.

Sejarah sistem operasi
     Pada awal pertama kali komputer ditemukan sekitar tahun 1945 belum digunakan sistem operasi. Perintah pada komputer diberi langsung oleh operator komputer. Pada generasi kedua sekitar tahun 1955 walaupun proses sudah dikerjakan dalam rangkaian, tetapi sistem operasi belum digunakan. Karena perkembangan yang cukup pesat maka pada sekitar tahun 1965 komputer mulai dilengkapi dengan sistem operasi. Dimana sistem operasi pada waktu itu sudah dapat digunakan untuk multiuser dan multiprocessing.
     Sejak pertama kali telah dikenal ada dua jenis OS yaitu Unix dan non-Unix(MS-DOS, Mac-OS, dll). Unix dikembangkan di akhir tahun 60-an oleh sebuah grup yang dipimpin Ken Thompson dari AT&T Laboratories. Pada awalnya OS ini didistribusikan secara gratis untuk pengembangan ke institusi-institusi pendidikan. Namun setelah banyak dipakai dalam dunia industri dan bisnis maka OS ini dipatenkan dan diperdagangkan.
     MS-DOS dibuat pada tahun 1981 oleh Microsoft yang bekerja sama dengan IBM. Sejak itu peran Microsoft dalam perindustrian komputer menjadi meningkat. Pada tahun 1991 kerja sama antara Microsoft dan IBM berakhir. IBM memilih untuk mengembangkan OS/2, sementara Microsoft mengembangkan sistem operasi Windows. Microsoft mengumumkan Windows 3.0 pada tahun 1990, diikuti Windows 3.1 pada tahun 1992. Lalu mengeluarkan Windows NT pada tahun 1993, dan Windows '95 pada tahun 1995. Selang dua tahun dikeluarkan Windows '97 untuk mengganti Windiws '95 karena memiliki banyak bug. Tetapi Windows '97 juga dilaporkan tidak stabil, dan Microsoft mengeluarkan Windows '98. Masalah reabilitas dan kestabilan Windows sampai saat ini menjadi kelemahan sistem operasi Windows.

Fungsi sistem operasi jaringan
1. Menyediakan fungsi khusus untuk menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke dalam sebuah jaringan
2. Mengelola sumber daya jaringan
3. Menyediakan layanan keamanan jaringan bagi multiple users

Layanan yang bisa diberikan oleh sistem operasi jaringan
1. DHCP (Dynamic Host Configuration System) adalah komputer server yang men-assign IP address kepada client yang meminta IP address dalam suatu jaringan
2. DNS (Domain Name Server), yaitu sebuah aplikasi service yang biasa digunakan dalam internet seperti web browser atau email yang berfungsi menerjemahkan IP address menjadi nama domain atau sebaliknya
3. FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol yang berfungsi untuk tukar menukar data atau file dalam sebuah network yang menggunakan TCP/IP
4. Web Server adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML

Karakteristik sistem operasi jaringan
1. Pusat kendali sumber daya jaringan
2. Akses aman ke sebuah jaringan
3. Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
4. Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya internet)
5. Backup data dan memastikan data tersebut tersedia 

Instal debian pada virtual box

Langkah - L angkah Instalasi D ebian : 1. Klik tombol New pada Virtual Box. Kemudian isikan nama mesin virtual yang akan dibuat, kemudian...